
Batang Hari – Pembagian rapor di penghujung tahun ajaran selalu menjadi momen yang paling mendebarkan sekaligus membahagiakan bagi para peserta didik MTsNegeri 7 Batang Hari. Suasana riuh rendah bangga seketika pecah saat wakil kepala bidang kurikulum, Sari Kurnia Arisandi Ansanoor, S.S.,M.Pd.i mengumumkan deretan siswa-siswi berprestasi yang berhasil meraih juara umum dan juara kelas.
Di lapangan utama Madrasah dengan dihadiri oleh seluruh siswa dan siswi majelis guru dan para pegawai, kilau trofi, lembaran piagam penghargaan, dan bingkisan hadiah diserahkan langsung oleh pimpinan sekolah dan jajaran wali kelas sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas kerja keras mereka selama dua semester.
Namun, di balik selebrasi dan kemeriahan tersebut, pemberian penghargaan ini memiliki makna filosofis dan edukatif yang jauh lebih mendalam daripada sekadar nilai materi barang yang dibagikan. Bagi seorang siswa, sepotong trofi dan selembar piagam adalah bentuk pengakuan resmi (recognition) atas cucuran keringat, waktu belajar yang tersita, dan konsistensi mereka dalam menembus batas kemampuan diri
Wakil kepala bidang kurikulum MTsNegeri 7 Batang Hari, Sari Kurnia Arisandi Ansanoor, S.S.,M.Pd.I menyampaikan penghargaan ini menjadi bukti sahih bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil. Ketika seorang anak menerima trofi tersebut, psikologis mereka akan merekam sebuah pesan kuat: "Usaha keras saya dihargai oleh lingkungan saya." Hal ini secara instan akan mendongkrak rasa percaya diri (self-esteem) mereka untuk menghadapi tantangan akademis yang jauh lebih berat di masa depan, ujarnya.
Lebih dari itu, trofi dan hadiah berfungsi sebagai stimulan atau pemantik motivasi, baik motivasi intrinsik bagi sang siswa-siswi sebagai pemenang dan untuk mempertahankan prestasinya, maupun motivasi ekstrinsik bagi siswa-siswi lain yang belum berkesempatan berdiri menerimanya, bebernya.
Kehadiran para juara di depan podium menciptakan iklim kompetisi yang sehat dan positif di lingkungan madrasah. Melihat temannya berhasil, siswa lain akan terpacu untuk mengevaluasi cara belajar mereka dan menanamkan tekad untuk bisa berdiri di posisi yang sama pada tahun ajaran berikutnya.Pihak madrasah juga menegaskan bahwa pemberian piagam penghargaan ini memiliki nilai investasi masa depan yang sangat konkret, imbuhnya.
Lembaran piagam yang ditandatangani oleh Kepala Madrasah bukan sekadar pajangan di dinding rumah, melainkan dokumen rekam jejak formal (portofolio) yang sangat berguna bagi jenjang karir pendidikan siswa selanjutnya. Piagam tersebut dapat menjadi poin plus yang diperhitungkan saat mereka ingin melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi melalui jalur prestasi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.Melalui pemaknaan yang tepat, trofi, piagam, dan hadiah ini diharapkan tidak melahirkan sifat tinggi hati bagi yang menerima, dan tidak membuat patah arang bagi yang belum beruntung. Melainkan, menjadi pengingat bagi seluruh ekosistem madrasah bahwa setiap anak memiliki garis awal dan proses berjuangnya masing-masing demi menjadi pembelajar sejati sepanjang hayat. (SK)
|
3x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...