
Batang Hari – Mengakhiri kalender akademik tahun pelajaran 2025/2026, Keluarga Besar MTsNegeri 7 Batang Hari sukses menggelar Rapat Pleno Kenaikan Kelas. Pertemuan krusial yang dilangsungkan di ruang majelis guru ini menjadi agenda wajib madrasah yang wajib diselesaikan tepat sebelum lembar rapor digital resmi dibagikan kepada para orang tua atau wali murid.
Rapat pleno ini dihadiri secara lengkap oleh Kepala Madrasah, seluruh jajaran dewan guru mata pelajaran, para wali kelas, serta staf pegawai tata usaha. Kehadiran seluruh elemen madrasah ini mencerminkan komitmen kuat dalam menjaga transparansi, objektivitas, serta akurasi penilaian terhadap rekam jejak belajar para peserta didik selama dua semester terakhir.
Kepala MTsNegeri 7 Batang Hari, Arpan Ependi, S.Pd.I.,M.Pd.I membuka rapat dengan menekankan pentingnya sinergi antara guru dan pegawai administratif. Beliau menegaskan bahwa rapat pleno merupakan benteng keadilan bagi para siswa, di mana setiap aspek perkembangan anak dinilai secara komprehensif, mencakup nilai akademik, kedisiplinan, kehadiran, hingga pembentukan akhlak mulia.
"Rapat pleno ini adalah momen penting bagi seluruh keluarga besar madrasah untuk menyatukan keputusan. Sebelum rapor resmi diserahkan ke tangan orang tua, kita harus memastikan bahwa seluruh data nilai telah valid dan keputusan kenaikan kelas diambil berdasarkan musyawarah yang sangat objektif," ungkap Kepala Madrasah dalam arahannya.
Wakil kepala bidang kurikulum MTsNegeri 7 Batang Hari, Sari Kurnia Arisandi Ansanoor, S.S.,M.Pd.I menyebutkan suasana di dalam ruang rapat berjalan dengan dinamis, penuh ketelitian, dan mengutamakan asas kekeluargaan. Satu per satu wali kelas memaparkan komparasi nilai serta grafik absensi para santri.
"Jika terdapat siswa yang memiliki catatan khusus atau mengalami kendala belajar, para guru lintas mata pelajaran langsung berdiskusi aktif untuk mencari solusi edukatif terbaik bagi masa depan siswa tersebut," jelasnya.
Di saat yang bersamaan, jajaran pegawai tata usaha bergerak cepat melakukan sinkronisasi akhir pada data administrasi. Langkah ini diambil guna menjamin tidak adanya kekeliruan teknis saat pencetakan dokumen melalui aplikasi Rapor Digital Madrasah (RDM), bebernya.
Dengan berakhirnya rapat pleno yang ditandai oleh penandatanganan berita acara resmi, Keluarga Besar MTsNegeri 7 Batanghari menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan pembagian rapor, imbuhnya
Pihak madrasah berharap hasil evaluasi besar ini tidak hanya menjadi tolok ukur administratif, melainkan mampu menjadi motor penggerak dan motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan prestasi serta moralitas pada tahun pelajaran baru mendatang. (SK)
|
15x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...